Serah Terima Jabatan OPPDR Periode 2025/2026, Momentum Regenerasi Kepemimpinan Santri Darur Rasyid

Pesantren Darur Rasyid kembali mencatatkan satu momentum penting dalam perjalanan pembinaan santri melalui kegiatan Serah Terima Jabatan Organisasi Pelajar Pesantren Darur Rasyid (OPPDR) dari pengurus lama kepada pengurus baru periode 2025/2026. Acara ini berlangsung khidmat di halaman pesantren dan dihadiri oleh seluruh santri, dewan guru, serta pimpinan pesantren.
Serah terima jabatan ini dilanjutkan dengan pengukuhan resmi pengurus baru oleh Pimpinan Pesantren Darur Rasyid, Ustadz Dr. Andika Novriadi Cibro, M.Ag, disertai kehadiran para ustaz dan ustazah pembimbing. Dalam suasana penuh keharuan dan semangat, prosesi ini menjadi wujud nyata dari tradisi kepemimpinan yang berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Dalam sambutannya, Ustadz Andika menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina dan pengurus lama yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama masa tugasnya. Ia menilai bahwa keberhasilan mereka bukan hanya dalam pelaksanaan program kerja yang terarah, tetapi juga pada kontribusi besar dalam menegakkan kedisiplinan dan menjaga nama baik pesantren. Menurutnya, hal tersebut menjadi modal penting bagi para santri untuk terus menumbuhkan semangat tanggung jawab dan kepemimpinan sejati.

Ustadz Andika juga memberikan pesan mendalam kepada pengurus baru agar bersungguh-sungguh, konsisten, dan menjadi teladan bagi seluruh santri dalam bersikap maupun bertindak. Beliau menekankan bahwa pengalaman berorganisasi di pesantren merupakan langkah awal menuju pendewasaan diri, tempat seseorang belajar tentang tanggung jawab, komunikasi sosial, dan kepemimpinan yang beretika. Ia menegaskan bahwa kepengurusan bukan hanya simbol jabatan, melainkan wadah pembentukan karakter dan integritas yang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan para santri.
Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa sehebat apapun program organisasi yang dirancang, jika tidak dibarengi dengan keteladanan dan akhlak yang baik, maka segala upaya akan kehilangan maknanya. Pengurus organisasi, menurutnya, harus menjadi figur yang memberi contoh, bukan sekadar memerintah. Mereka diharapkan mampu menunjukkan perilaku disiplin, santun, dan bertanggung jawab agar keberadaan OPPDR benar-benar menjadi cerminan nilai-nilai luhur pesantren.
“Organisasi tanpa jati diri hanya akan menjadi label tanpa nilai. Jadilah pengurus yang mampu menginspirasi, bukan sekadar pengisi jabatan. Jadilah teladan dalam disiplin dan akhlak,” tegas Ustadz Andika dalam sambutannya yang disambut dengan tepuk tangan para santri.
Selain memberikan arahan kepada pengurus baru, Ustadz Andika juga menyampaikan pesan khusus kepada pengurus lama yang kini duduk di kelas akhir. Ia berpesan agar mereka bersungguh-sungguh mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir dan praktik lapangan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, para santri senior tersebut harus mampu menjadi contoh alumni yang berkualitas, membanggakan pesantren, membanggakan para guru, dan tentu saja membanggakan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di Darur Rasyid.
“Pembelajaran dan pendidikan telah banyak diberikan, nasihat dan arahan telah disampaikan. Kini saatnya bercermin pada diri sendiri, memperbaiki kekurangan, dan mengasah kemampuan agar menjadi pribadi yang lebih baik sebelum menyandang status alumni,” tutur beliau dengan penuh nasihat.

Lebih lanjut, Ustadz Andika menekankan bahwa keberhasilan seorang santri di masa depan tidak ditentukan oleh kecerdasan semata, melainkan oleh kesadaran diri. Kesadaran inilah yang akan membuat seseorang senantiasa berpikir tentang kepatutan dalam bertindak, berbicara, dan mengambil keputusan. Dengan kesadaran itu pula, seorang santri akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, matang, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Kegiatan serah terima jabatan ini menjadi simbol penting dalam keberlanjutan sistem pembinaan santri di Pesantren Darur Rasyid. Regenerasi pengurus bukan hanya tentang pergantian struktur, tetapi tentang pewarisan nilai, semangat, dan tanggung jawab moral dalam menjaga nama baik pesantren. Dengan semangat baru dari pengurus OPPDR periode 2025/2026, diharapkan muncul berbagai inovasi dan program kerja yang bermanfaat bagi kemajuan pesantren serta pembentukan karakter santri yang berdaya saing dan berakhlakul karimah.
Acara diakhiri dengan pembacaan ikrar pengurus baru, penandatanganan berita acara serah terima, serta sesi foto bersama seluruh pengurus lama dan baru bersama pimpinan pesantren dan dewan guru. Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai momen tersebut, menandakan bahwa semangat pengabdian dan perjuangan santri Darur Rasyid terus tumbuh seiring berjalannya waktu.



