Cabdin Aceh Singkil Salurkan Bantuan ke SMA IT Darur Rasyid

Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Singkil beberapa waktu lalu, sejumlah satuan pendidikan dilaporkan terdampak dengan skala yang beragam, mulai dari ringan hingga berat. Banjir tersebut mengakibatkan terganggunya aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah yang tersebar di beberapa kecamatan.
Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap kondisi tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Aceh Singkil, Handoko, S.P., M.Eng, didampingi Ketua MKKS SMA Aceh Singkil, Mulyadi Kombih, M.Pd menyalurkan langsung bantuan berupa logistik kepada para siswa yang terdampak banjir, termasuk di SMA IT Darur Rasyid.
Handoko menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil solidaritas dan dukungan dari rekan-rekan Cabang Dinas Pendidikan wilayah Aceh Besar–Banda Aceh serta Aceh Selatan. Bantuan tersebut disalurkan kepada satuan pendidikan tingkat SMA dan SMK yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Aceh Singkil.
“Alhamdulillah, kita mendapat bantuan dari rekan-rekan Cabdin Aceh Besar–Banda Aceh dan Aceh Selatan untuk disalurkan kepada satuan pendidikan SMA dan SMK yang terdampak banjir dan longsor di Aceh Singkil. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban para pelajar,” ujar Handoko.
SMA IT Darur Rasyid menjadi salah satu sekolah yang terdampak cukup signifikan akibat banjir bandang dua pekan lalu. Sekolah yang terletak di Desa Silatong, Kecamatan Simpang Kanan, berada di sekitar aliran Sungai Sulampi dan Sungai Cinendang. Saat banjir terjadi, sejumlah gedung di lingkungan Pondok Pesantren Darur Rasyid, termasuk gedung sekolah dan asrama, terendam air hingga ketinggian sekitar satu meter.
Kepala Sekolah SMA IT Darur Rasyid, Dr. Andika Novriadi, M.Ag, mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Cabdin Aceh Singkil beserta pihak terkait. Ia menyampaikan bahwa proses pembelajaran di SMA IT Darur Rasyid saat ini telah kembali berlangsung normal.
“Pembelajaran sempat terhenti beberapa hari saat banjir bandang terjadi dan dalam masa pemulihan. Alhamdulillah, saat ini kegiatan belajar mengajar sudah kembali berjalan normal,” ungkap Andika.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh pelajar SMA IT Darur Rasyid menetap di asrama pesantren. Saat banjir terjadi, asrama terendam air dan sebagian barang pribadi milik pelajar hilang hanyut terbawa arus. Kondisi tersebut diperparah dengan terputusnya akses jalan, sehingga pasokan pangan sempat terhenti selama beberapa hari.
“Namun saat ini kondisi para pelajar sudah berangsur pulih dan aktivitas pendidikan kembali berjalan sebagaimana mestinya,” tutup Andika.



