Ustazah Asmawati : Di Pesantren Mentalitas Santriwati Perlu Dibina

darurrasyid.com – Ustazah Asmawati, Pembina Pramuka Pondok Pesantren Darur Rasyid, menyatakan bahwa mentalitas santriwati perlu dibentuk agar memiliki jiwa optimis untuk mampu beradaptasi dengan berbagai situasi.
“Pendidikan di lingkungan pesantren dalam prosesnya kita menyadari membina atau mendidik santriwati lebih rumit dibandingkan santri, seperti sikap kaum hawa pada terlalu membawa perasaan pada setiap peristiwa yang dialami sehingga berpotensi mendatangkan rasa mengeluh dan tidak betah” Pungkas Asmawati.
Terlebih lagi bagi santriwati baru, membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk menyusaikan diri pada lingkungan. Hal ini harus menjadi perhatian bagi guru pendidik dan pengasuh.
Di Pondok Pesantren Darur Rasyid, kita terus berupaya menanggulangi segala permasalahan yang dialami santriwati, ada banyak hal yang menjadikan kaum santriwati tidak merasa betah dilingkungan pesantren seperti rasa jenuh, konflik pribadi sesama pelajar atau permasalahan internal keluarga.
Solusi yang kami lakukan adalah membentuk mentalitas santriwati dengan menyajikan berbagai project kegiatan, menyibukkan mereka dengan aktifitas menarik dan menantang serta menyadarkan mereka melalui agenda muhasabah.
Melalui wadah kepramukaan, kita mengeduaksi mentalitas santriwati seperti jiwa leadership, tanggung jawab, berani dan optimis.
Kita selalu menekankan kepada santriwati bahwa mengeluh dan menangis tidak akan merubah apapun, terlebih lagi jika harus menyerah dan meminta untuk pindah ke orangtua, itu merupakan tindakan keliru dan mengecewakan orangtua tetunya.
Sebagai pembina pramuka yang bertanggung jawab menyajikan kegiatan non formal, kita selalu bersinergi dengan bidang pengasuhan dalam mensortir santriwati yang bermasalah pada mental atau mengalami breakdown.
Menyajikan program kegiatan yang menyenangkan merupakan solusi jitu dalam menanggulangi permasalahan santri yang merasa tidak betah di lingkungan pesantren, selain itu mereka juga harus diberikan wadah untuk mengembangkan bakat dan minat serta potensi yang mereka miliki.
Kejenuhan atau merasa tidak bersemangat akan dialami setiap santri atau santriwati dalam mejalani proses pendidikan di pondok pesantren. Hal ini tidak bisa dibiarkan atau sempat luput dari perhatian guru dan pengasuh.
Mentalitas santriwati sangat perlu dibina, pembinaan itu tentunnya harus dilakukan dengan kerjasama antar pendidik, Di Pondok Pesantren Darur Rasyid kita menjadikan kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib, seluruh elemen pesantren berkontibusi terhadap segala kegiatan pramuka, Jelas Ustazah Asmawati



